Makro Ekonomi

Debut Gubernur The Fed

Oleh Admin 18 June 2026 • 19x dibaca
Federal Open Market Committee (FOMC) secara bulat dengan hasil pemungutan suara 12-0 memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal funds di level 3,50%-3,75% pada pertemuan terbarunya. Keputusan ini mencerminkan upaya Federal Reserve untuk tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan dukungan terhadap pasar tenaga kerja, sekaligus mempertahankan cadangan likuiditas yang memadai dalam sistem perbankan.

Dalam pernyataannya, The Fed menilai perekonomian Amerika Serikat masih tumbuh pada laju yang solid meskipun ketidakpastian global tetap tinggi, terutama akibat konflik yang berlangsung di Timur Tengah. Kondisi pasar tenaga kerja dinilai tetap kuat dengan pertumbuhan lapangan kerja yang mampu mengimbangi peningkatan angkatan kerja, sementara tingkat pengangguran relatif stabil. Selain itu, produktivitas dan investasi modal juga masih menunjukkan performa yang kuat.

Meski demikian, FOMC mengakui bahwa inflasi masih berada di atas target jangka panjang sebesar 2%. Tekanan harga terutama dipicu oleh gangguan pasokan yang mendorong kenaikan biaya pada sejumlah sektor, termasuk energi. Oleh karena itu, Federal Reserve menegaskan komitmennya untuk terus mengarahkan kebijakan moneter guna mengembalikan inflasi menuju target, sembari menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dan kondisi ketenagakerjaan yang sehat.