Saham & Investasi

IDR & IDX Rebound

Oleh Admin 22 June 2026 • 20x dibaca
Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan dengan bergerak dari level Rp17.792 per dolar AS menjadi Rp17.652 per dolar AS. Penguatan ini mencerminkan mulai meredanya tekanan terhadap aset keuangan domestik sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi ketidakpastian suku bunga dan pertumbuhan ekonomi dunia.

Di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatat pemulihan yang kuat dengan naik hingga level 6.377 setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah di 6.073. Kenaikan tersebut menandakan adanya aksi beli kembali (buy on weakness) dari investor yang melihat valuasi saham Indonesia semakin menarik setelah koreksi cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir.

Kombinasi penguatan rupiah dan rebound IHSG menjadi sinyal positif bagi pasar keuangan domestik. Meski volatilitas global masih berpotensi terjadi, perbaikan kedua indikator utama ini membuka peluang bagi sentimen pasar untuk terus membaik dan menjadi fondasi bagi kelanjutan pemulihan pasar modal Indonesia pada paruh kedua tahun 2026.